burung-hantu-serak-jawa
Burung Serak Jawa ( Barn Owl )

Burung Hantu mungkin bisa dibilang burung yang terlihat misterius atau terkadang terlihat menakutkan. Karena memang kita jarang sekali bertemu burung yang satu ini di dalam kehidupan sehari – hari dan jarang juga ditemukan diluar dan dilingkungan sekitar kita. Dengan lebih dari 200 spesies hidup di setiap benua yang ada didunia kecuali Antartika, Burung hantu mempunyai kemampuan – kemampuan yang mendukung mereka sebagai Burung Predator dan mempunyai keunikan – keunikan yang tidak dimiliki oleh burung lain. Berikut ini adalah fakta – fakta unik dan menarik dari Burung Hantu.

1. Burung Hantu Bisa Memutarkan Kepalanya 270 derajat

Tidak seperti makhluk hidup lain yang bisa memutarkan matanya untuk mengikuti suatu objek atau melihat daerah sekitarnya, Burung hantu harus memutarkan kepala mereka agar mendapatkan efek yang sama dengan memutarkan bola mata. Hal ini dikarenakan burung hantu tidak mempunyai mata berbentuk bola, melainkan berbentuk seperti tabung. Serta rongga mata mereka membuat posisi mata mereka konstan dan tidak bisa bergerak. Kemudian pembuluh darah dan otot mereka memang didesain untuk bisa melakukan perputaran kepala sebanyak 270 derajat.

2. Burung Hantu Mempunyai Mata Berbentuk Tabung

Burung Hantu mempunyai mata berbentuk tabung yang memanjang ke arah belakang tengkorak mereka. Mempunyai bentuk mata seperti ini membuat mereka mampu melihat mangsanya dengan jarak yang jauh serta membantu mereka melihat di malam hari.Karena bentuk matanya ini juga, Burung Hantu tidak bisa melihat dengan jelas objek atau mangsa yang dekat dengan mereka. Mereka mengandalkan bulu – bulu kecil sensitif yang ada di paruh mereka untuk merasakan mangsanya ketika.

3. Burung Hantu Mempunyai Pendengaran Super

Burung Hantu mampu mendengar mangsanya walaupun mereka ada dibawah dedaunan, dibawah salju ataupun dibawah tanah. Hal ini dikarenakan oleh letak telinga Burung Hantu yang mempunyai tinggi berbeda satu sama lain, sehingga mereka bisa mendengar beberapa macam gelombang suara. Pada jenis Burung Hantu lain, mereka mempunyai struktur wajah yang berbentuk seperti piringan dan bulu – bulu yang ada di wajah mereka berfungsi untuk mengarahkan suara ke telinga mereka. Kombinasi dari struktur wajah dan bulu – bulu tadi membuat beberapa jenis Burung Hantu seperti mempunyai satu telinga besar yang terletak di wajah mereka.

4. Burung Hantu Terkadang Memakan Burung Hantu yang Lainnya

Hal ini terjadi di beberapa jenis Burung Hantu yang bersifat teritorial, jadi tidak semua Burung Hantu akan memakan sesama Burung Hantu. Contohnya pada jenis Burung Hantu Tanduk Besar (Great Horned Owl), mereka akan menyerang kemudian memakan ketika ada Burung Hantu lain yang memasuki daerah teritori mereka. Mereka melakukan hal ini tidak didasarkan oleh keinginan untuk memakan Burung Hantu lain, melainkan untuk mengurangi kompetisi di daerah teritori mereka sehingga ketersediaan makanan di daerahnya tidak akan cepat habis.

5. Burung Hantu Menelan Mangsanya Secara Utuh

burung hantu salju memakan tikus putih
Burung Hantu Salju Memakan Tikus

Hal ini tergantung dari ukuran mangsa yang mereka dapatkan. Kalau memungkinkan untuk ditelan secara utuh, mereka akan menelannya secara utuh. Kalau ga bisa ditelan secara utuh, mereka membagi mangsanya menjadi ukuran yang cukup untuk ditelan. Nah mungkin kalian bertanya, tulangnya juga ikut dicerna diperutnya? Jawabannya tidak. Walaupun Burung Hantu mampu menelan mangsanya secara utuh beserta dengan tulang – tulangnya, perut mereka tidak mampu untuk memproduksi asam yang dapat mencerna si tulang. Jadi tulangnya disimpan di perutnya? Ya ga juga sih. Burung Hantu akan memuntahkan kembali tulang – tulang dari mangsanya yang gabisa mereka cerna dalam bentuk ‘pellet’.

6. Induk Burung Hantu akan Memberikan ke Anak yang Paling Kuat

Fakta yang satu ini sedih juga sih. Induk Burung Hantu akan memberi makan ke anaknya yang paling tua dan paling kuat. Jadi ketika ketersediaan makanan sedikit, induk Burung Hantu akan memberikan makan ke anaknya yang paling kuat dan tua dan membiarkan anaknya yang paling muda kelaparan. Jangan dicontoh ya yang begini !

7. Burung Hantu Mampu Terbang Tanpa Suara

Hal ini disebabkan oleh struktur bulu yang terletak di bagian sayap mereka. Bulu – bulu pada bagian sayap Burung Hantu terdiri dari dua bagian yaitu bagian utama yang terletak di bagian ujung sayap dan bagian sekunder yang terletak di bagian bawah dari bulu utama. Kedua bagian sama – sama berfungsi untuk mengurangi suara dari kepakan yang dilakukan.

8. Tidak Semua Burung Hantu Nocturnal

Menurut penelitian yang telah dilakukan, 69% dari jenis – jenis Burung Hantu masuk ke dalam kelas Nocturnal, 22% masuk ke dalam kelas Crepuscular ,3% masuk ke dalam kelas Diurnal dan 6% belum diketahui. Crepuscular mempunyai arti hewan – hewan yang beraktivitas pada waktu sore dan fajar. Sedangkan Diurnal mempunyai arti hewan – hewan yang beraktivitas pada siang hari. Contoh dari burung hantu yang Crepuscular adalah Serak Jawa ( Barn Owl) dan untuk yang Diurnal adalah Burung Hantu Kelabu (Great Gray Owl).

9. Burung Hantu Mempunyai Kaki Zygodactyl

kaki zygodactyl burung hantu
Kaki Burung Hantu Salju

Apa itu Kaki Zygodactyl ? Zygodactyl meruapakan salah satu dari beberapa jenis kaki pada burung yang artinya burung mempunyai kaki dengan struktur 2 jari kaki menghadap ke depan dan 2 jari kaki lainnya menghadap ke belakang. Yang Burung Hantu dengan burung Zygodactyl lainnya adalah Burung Hantu mampu memutar atau memindahkan salah satu jari kaki yang menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan yang berfungsi untuk membantu mereka dalam mencengkeram dan berjalan.

10. Burung Hantu Tidak Pandai Membuat Sarang

burung hantu bermata kuning disarang lubang pohon
Burung Hantu di Sarangnya

Burung Hantu biasanya banyak tinggal di lubang atau celah yang ada di sebuah pohon dan ada beberapa jenis Burung Hantu yang memanfaatkan sarang – sarang kosong yang sebelumnya telah dibuat oleh burung lain. Untuk jenis Burung Hantu lain seperti Serak Jawa (Barn Owl) mereka biasanya membuat sarang di bangunan kosong atau di celah atau lubang pada tebing dan untuk jenis Burung Hantu Salju dan Burung Hantu Telinga Pendek mereka biasanya ‘membuat’ sarang dengan mengeruk tanah berbentuk mangkok dengan kedalaman yang cukup dangkal.

11. Warna Mata Burung Hantu Menujukkan Kapan Waktu Mereka Berburu

burung hantu bermata oranye
Burung Hantu Bermata Oranye

Mata Burung Hantu mempunyai berbagai jenis warna tergantung dengan jenis Burung Hantunya itu sendiri. Ternyata kapan waktunya si Burung Hantu akan beraktivitas bisa di lihat dari warna mata mereka. Contohnya seperti Burung Hantu dengan warna mata oranye mereka akan beraktivitas pada sore dan fajar (Crepuscular). Burung Hantu dengan warna mata coklat gelap atau hitam akan beraktivitas pada malam hari (Nocturnal) dan Burung Hantu dengan warna mata kuning mereka akan beraktivitas pada siang hari (Diurnal).

12. Burung Hantu Mempunyai 3 Kelopak Mata

Seperti hal nya dengan beberapa hewan lain, Burung Hantu juga mempunyai 3 kelopak mata. Kelopak mata pertama digunakan saat berkedip, kelopak mata kedua digunakan saat tidur, dan kelopak mata ketiga digunakan untuk menjaga mata tetap bersih dan sehat. Kelopak mata ketiga ini biasa disebuat dengan nictitating membrane.